Tuhan itu selalu memperlihatkan eksistensinya, halus menerjang kegalauan, pasti menembus keraguan, tegas menumpas kecurangan, tanpa basa basi wujudkan keinginan, Tugas kita hanya mengabdi, selebihnya hanya pasrahkan diri........!!!!!
Sesungguhnya Aku lebih dekat dari urat lehermu kata Allah, lalu kata temenku kalau begitu gampang banget ketemu Allah dan aku ingin ketemu Allah, aku ingin ketemu Allah dan meminta uang yang banyak serta meminta bidadari yang cantik lalu aku tidurin bidadarinya biar bisa crot berkali kali.....sayang sekali, sampai kapanpun kita tidak akan pernah mampu ketemu Allah kalau keinginan masih ada, karna disisi Allah akal sang pembisik keinginan akan mati, yang hidup hanyalah ruh, ruh yang bersemayam syurga jannatun na'im didalamnya, hingga tak ada rasa yang akan mampu menyamai kenikmatannya....
Apa tidak lelah? Mengikuti akalmu yang tak terbatas? Mencicipi satu persatu ketenangan sesaat, tenang yang hanya mampu kamu rasakan ketika ada, namun ketika lenyap maka lenyaplah Ia, dan pencarianmupun kamu mulai lagi, sampai akhirnya nyawa yang lelah, lepas dari ragamu, menuju sang maha tenang dan hanya siksaan dan penyesalan yang akan kamu kenang...
Lalu sebenrnya apa tujuan kita hidup? Tujuan kita adalah mencari jalan, berjalan dan kemudian menemukan sang maha kekal agar mati tak lagi menjadi symbol titik penghentian, tapi menjadi koma menuju hidup yang maha hidup dan kekal tanpa ada matinya, maka disitulah keinginan terhenti, karna pencapain hidup telah mampu kita raih tanpa harus takut untuk mati
Ada saja yang terlintas, rupa rupa menjelma mengaburkan makna, hingga lupa arah, lupa siapa, dan lupa segalanya. Entah akan seperti apa, jika pada akhirnya yang mana (abstrak)akan dikaburkan oleh yang ada (nyata)bukan kah akan terjerembab selamanya? Na'udzubillah....
Ketika kamu ngerasa sendiri, tanpa teman, kekasih, keluarga bahkan tanpa siapapun didunia ini, itu sebenarnya sebuah signal dari Tuhan bahwa Dia sedang rindu munajatmu kepadaNya, Rindu rintihan kepasrahan dalam jiwamu, Rindu jiwamu menyatu bersinergi denganNYA, Rindu ketika hanya ada Engkau dan Dia, tenggelam pada lautan zikir lalu lenyap pada satu ruang kosong yang penuh dengan anugrah dan magfirah....
sedang, ingin dan tujuanku kesini tempat yang hening tempat dimana akal kalah lalu hilang tempat dimana jiwa yang menang melawan pertarungan tempat dimana dimana keinginan tak lagi menjadi tuan tempat tanpa tipuan apa lagi kebohongan hanya kosong tennggelam pada samudra fatarmogana kehidupan hingga hanya Engkau yang berkekalan nikmat yang tak berkesudahan tujuan hidup dan alasan mengapa kita diciptakan INI DISISI TUHAN
Tenang, jika bisa diapat diatas sejadah, lalu mengapa masih mencari diluaran sana? bukankah itu sifatnya hanya sementara?sementara diatas sejadah akan mampu menghantarkan jiwamu menuju tenang yang sesungguhnya tenang yang tak butuh kata untukmengungkap fakta tenang yang hanya butuh rasa lalu fana itulah hakikat syurga yang sesungguhnya....!!
Lalu bagaimana? jalani saja, hingga muara menuju kebenaran akan tersirat, dan yang tersirat akan mengungkap fakta yang tersurat kalaupun jalan menujuNya penuh dosa hingga nyarih hitam tanpa ada putihnya gelap dan terjal tanpa cahaya, jika itu ridhonya, jangankan manusia iblispun akan sampai ke hadiratNya InsyaAllah sifat ArrahmanNya akan meluluh lantakkan rintangannya.. PERCAYALAH
Ada saja yang terlintas, rupa rupa menjelma mengaburkan makna lupa arah, lupa siapa, lupa dimana dan akhirnya lupa segalanya entah akan seperti apa jika pada akhirnya yang mana (abstrak) akan dikalahkan oleh yang ada (nyata) bukankah akan terjerembab selamanya? naudzubillah...
Tuhan maha tau, kalau hambanya tidak satupun yang tidak memiliki dosa, itu sebab ia maha pengampun, lalu mengapa kau tak pemaaf? Tuhan maha tau kalau hambaNya miskin, itu sebabnya Dia maha pemurah, Lalu mengapa kau begitu kikir? Tuhan maha tau kalau hambaNya selalu ingin dikasih hani, itu sebabnya Dia maha pengasih, lalu mengapa begitu sombong? Tuhan mahan tau kalau hambanya lemah, itu sebabnya Dia maha perkasa, lalu mengapa kau merasa kuat?